Melekatkan Gambar SVG ke Dalam Artikel Blog

SVG adalah singkatan dari Scalable Vector Graphics, sebuah format vector berdasar XML untuk gambar dua dimensi. Format ini sangat cocok kita gunakan jika hendak melekatkan (embed) logo, ikon atau gambar dua dimensi lainnya di blog.

Setidaknya ada dua alasan utama yang melatari mengapa saya lebih menyarankan penggunaan SVG dibanding format gambar lain untuk blog:

  1. Mudah untuk dilekatkan ke dalam artikel.
    Banyak format gambar lain juga sebenarnya bisa saja untuk dilekatkan ke dalam artikel blog, namun umumnya tidak semudah copy-paste seperti SVG, melainkan memerlukan langkah tambahan seperti mengubahnya (encode) ke bentuk base64.
  2. Ukuran gambarnya sangat kecil.
    SVG adalah gambar vector, yang dapat diubah ke beragam ukuran tanpa memengaruhi ukuran berkasnya. Beda halnya dengan format gambar lain berdasar raster, yang ukuran berkasnya berubah mengikuti resolusi gambar.

Namun tentu saja, dibalik pro, pasti ada kontra. Sejauh yang saya butuhkan, kelemahan SVG adalah ia tidak cocok untuk gambar ilustrasi foto, screenshot dan lain gambar yang memiliki gradasi warna.

Jika Anda juga merasa cocok dengan poin "pro" dan tidak bermasalah dengan poin "kontra"-nya, silakan ikuti cara melekatkan (embed) berkas SVG di artikel atau template blog di bawah ini.

  • Siapkan gambar SVG yang hendak dilekatkan. Untuk logo dan ikon yang umum, bisa kita unduh secara cuma-cuma dari Font Awesome.

  • Misalnya kita akan melekatkan logo Blogger yang tampak seperti di bawah ini.

    Jika berkas blogger.svg tersebut dibuka menggunakan penyunting teks, maka akan didapati isi serupa berikut.

    <svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" viewBox="0 0 448 512"><path d="M162.4 196c4.8-4.9 6.2-5.1 36.4-5.1 27.2 0 28.1.1 32.1 2.1 5.8 2.9 8.3 7 8.3 13.6 0 5.9-2.4 10-7.6 13.4-2.8 1.8-4.5 1.9-31.1 2.1-16.4.1-29.5-.2-31.5-.8-10.3-2.9-14.1-17.7-6.6-25.3zm61.4 94.5c-53.9 0-55.8.2-60.2 4.1-3.5 3.1-5.7 9.4-5.1 13.9.7 4.7 4.8 10.1 9.2 12 2.2 1 14.1 1.7 56.3 1.2l47.9-.6 9.2-1.5c9-5.1 10.5-17.4 3.1-24.4-5.3-4.7-5-4.7-60.4-4.7zm223.4 130.1c-3.5 28.4-23 50.4-51.1 57.5-7.2 1.8-9.7 1.9-172.9 1.8-157.8 0-165.9-.1-172-1.8-8.4-2.2-15.6-5.5-22.3-10-5.6-3.8-13.9-11.8-17-16.4-3.8-5.6-8.2-15.3-10-22C.1 423 0 420.3 0 256.3 0 93.2 0 89.7 1.8 82.6 8.1 57.9 27.7 39 53 33.4c7.3-1.6 332.1-1.9 340-.3 21.2 4.3 37.9 17.1 47.6 36.4 7.7 15.3 7-1.5 7.3 180.6.2 115.8 0 164.5-.7 170.5zm-85.4-185.2c-1.1-5-4.2-9.6-7.7-11.5-1.1-.6-8-1.3-15.5-1.7-12.4-.6-13.8-.8-17.8-3.1-6.2-3.6-7.9-7.6-8-18.3 0-20.4-8.5-39.4-25.3-56.5-12-12.2-25.3-20.5-40.6-25.1-3.6-1.1-11.8-1.5-39.2-1.8-42.9-.5-52.5.4-67.1 6.2-27 10.7-46.3 33.4-53.4 62.4-1.3 5.4-1.6 14.2-1.9 64.3-.4 62.8 0 72.1 4 84.5 9.7 30.7 37.1 53.4 64.6 58.4 9.2 1.7 122.2 2.1 133.7.5 20.1-2.7 35.9-10.8 50.7-25.9 10.7-10.9 17.4-22.8 21.8-38.5 3.2-10.9 2.9-88.4 1.7-93.9z"/></svg>
    

  • Untuk melekatkan gambar SVG ke dalam artikel, kita cukup menyalin string yang berada dalam tag <svg> pembuka hingga tag </svg> penutup.

    Kebetulan contoh berkas blogger.svg di atas adalah sangat sederhana, namun ada banyak berkas SVG lain yang isinya cukup rumit. Meski kerumitan tersebut umumnya adalah tag yang hanya dibutuhkan oleh penyunting vector (misalnya inkscape), dan tidak dibutuhkan jika hanya ingin menampilkan gambarnya.

  • Tapi, ups, mengapa gambarnya jadi besar begini?

    Rupanya, berkas blogger.svg tadi tidak memiliki nilai penentu ukuran. Jadinya, gambar akan ditampilkan sebesar nilai viewBox yang sebesar 448x512 pixel.
    Untuk menentukan ukuran gambar sesuai keinginan, caranya mudah saja. Tambahkan nilai height dan atau width ke dalam tag <svg>.

    Misal jika hendak mengubah lebar logo Blogger di atas menjadi 128 pixel dengan menjaga rasio tinggi dan lebarnya:

    <svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="128" viewBox="0 0 448 512"><path d="M162.4 196c4.8-4.9 6.2-5.1 36.4-5.1 27.2 0 28.1.1 32.1 2.1 5.8 2.9 8.3 7 8.3 13.6 0 5.9-2.4 10-7.6 13.4-2.8 1.8-4.5 1.9-31.1 2.1-16.4.1-29.5-.2-31.5-.8-10.3-2.9-14.1-17.7-6.6-25.3zm61.4 94.5c-53.9 0-55.8.2-60.2 4.1-3.5 3.1-5.7 9.4-5.1 13.9.7 4.7 4.8 10.1 9.2 12 2.2 1 14.1 1.7 56.3 1.2l47.9-.6 9.2-1.5c9-5.1 10.5-17.4 3.1-24.4-5.3-4.7-5-4.7-60.4-4.7zm223.4 130.1c-3.5 28.4-23 50.4-51.1 57.5-7.2 1.8-9.7 1.9-172.9 1.8-157.8 0-165.9-.1-172-1.8-8.4-2.2-15.6-5.5-22.3-10-5.6-3.8-13.9-11.8-17-16.4-3.8-5.6-8.2-15.3-10-22C.1 423 0 420.3 0 256.3 0 93.2 0 89.7 1.8 82.6 8.1 57.9 27.7 39 53 33.4c7.3-1.6 332.1-1.9 340-.3 21.2 4.3 37.9 17.1 47.6 36.4 7.7 15.3 7-1.5 7.3 180.6.2 115.8 0 164.5-.7 170.5zm-85.4-185.2c-1.1-5-4.2-9.6-7.7-11.5-1.1-.6-8-1.3-15.5-1.7-12.4-.6-13.8-.8-17.8-3.1-6.2-3.6-7.9-7.6-8-18.3 0-20.4-8.5-39.4-25.3-56.5-12-12.2-25.3-20.5-40.6-25.1-3.6-1.1-11.8-1.5-39.2-1.8-42.9-.5-52.5.4-67.1 6.2-27 10.7-46.3 33.4-53.4 62.4-1.3 5.4-1.6 14.2-1.9 64.3-.4 62.8 0 72.1 4 84.5 9.7 30.7 37.1 53.4 64.6 58.4 9.2 1.7 122.2 2.1 133.7.5 20.1-2.7 35.9-10.8 50.7-25.9 10.7-10.9 17.4-22.8 21.8-38.5 3.2-10.9 2.9-88.4 1.7-93.9z"/></svg>
    

    Dan hasilnya akan tampak sebagai berikut:

  • Wah, bagus. Tapi, kok warnanya hitam, bukan jingga seperti logo blogger yang asli?

    Ini karena berkas blogger.svg tidak memiliki nilai fill yang bekerja sebagai pengisi warna objek gambar.
    Mengubah warnanya mudah saja, kita tambahkan nilai fill ke dalam tag <path> dengan kode warna hexadimal atau HTML sesuai warna yang diinginkan.
    Misal, kita hendak ubah warna logo Blogger di atas menjadi warna jingga yang berkode HTML #FE6602.

    <svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="128" viewBox="0 0 448 512"><path d="M162.4 196c4.8-4.9 6.2-5.1 36.4-5.1 27.2 0 28.1.1 32.1 2.1 5.8 2.9 8.3 7 8.3 13.6 0 5.9-2.4 10-7.6 13.4-2.8 1.8-4.5 1.9-31.1 2.1-16.4.1-29.5-.2-31.5-.8-10.3-2.9-14.1-17.7-6.6-25.3zm61.4 94.5c-53.9 0-55.8.2-60.2 4.1-3.5 3.1-5.7 9.4-5.1 13.9.7 4.7 4.8 10.1 9.2 12 2.2 1 14.1 1.7 56.3 1.2l47.9-.6 9.2-1.5c9-5.1 10.5-17.4 3.1-24.4-5.3-4.7-5-4.7-60.4-4.7zm223.4 130.1c-3.5 28.4-23 50.4-51.1 57.5-7.2 1.8-9.7 1.9-172.9 1.8-157.8 0-165.9-.1-172-1.8-8.4-2.2-15.6-5.5-22.3-10-5.6-3.8-13.9-11.8-17-16.4-3.8-5.6-8.2-15.3-10-22C.1 423 0 420.3 0 256.3 0 93.2 0 89.7 1.8 82.6 8.1 57.9 27.7 39 53 33.4c7.3-1.6 332.1-1.9 340-.3 21.2 4.3 37.9 17.1 47.6 36.4 7.7 15.3 7-1.5 7.3 180.6.2 115.8 0 164.5-.7 170.5zm-85.4-185.2c-1.1-5-4.2-9.6-7.7-11.5-1.1-.6-8-1.3-15.5-1.7-12.4-.6-13.8-.8-17.8-3.1-6.2-3.6-7.9-7.6-8-18.3 0-20.4-8.5-39.4-25.3-56.5-12-12.2-25.3-20.5-40.6-25.1-3.6-1.1-11.8-1.5-39.2-1.8-42.9-.5-52.5.4-67.1 6.2-27 10.7-46.3 33.4-53.4 62.4-1.3 5.4-1.6 14.2-1.9 64.3-.4 62.8 0 72.1 4 84.5 9.7 30.7 37.1 53.4 64.6 58.4 9.2 1.7 122.2 2.1 133.7.5 20.1-2.7 35.9-10.8 50.7-25.9 10.7-10.9 17.4-22.8 21.8-38.5 3.2-10.9 2.9-88.4 1.7-93.9z" fill="#FE6602"/></svg>
    

    Dan kini warnanya pun berubah mirip-mirip warna logo Blogger yang asli.

  • Wah, keren! Tapi kalau SVG-nya disimpan dalam paragraf kok paragrafnya nggak serasi ya? Ga rata tengah.

    Saya ingin tulisan ini vertically aligned, rata tengah logo.

    Kalau untuk ini, silakan ulik CSS atau tag HTML untuk mengatur tata letak gambar dalam paragraf. Misal, kita bisa mencoba dengan menambahkan style HTML style="display: inline-block; vertical-align: middle;" ke dalam tag <svg>:

    <svg style="display: inline-block; vertical-align: middle;" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="128" viewBox="0 0 448 512"><path d="M162.4 196c4.8-4.9 6.2-5.1 36.4-5.1 27.2 0 28.1.1 32.1 2.1 5.8 2.9 8.3 7 8.3 13.6 0 5.9-2.4 10-7.6 13.4-2.8 1.8-4.5 1.9-31.1 2.1-16.4.1-29.5-.2-31.5-.8-10.3-2.9-14.1-17.7-6.6-25.3zm61.4 94.5c-53.9 0-55.8.2-60.2 4.1-3.5 3.1-5.7 9.4-5.1 13.9.7 4.7 4.8 10.1 9.2 12 2.2 1 14.1 1.7 56.3 1.2l47.9-.6 9.2-1.5c9-5.1 10.5-17.4 3.1-24.4-5.3-4.7-5-4.7-60.4-4.7zm223.4 130.1c-3.5 28.4-23 50.4-51.1 57.5-7.2 1.8-9.7 1.9-172.9 1.8-157.8 0-165.9-.1-172-1.8-8.4-2.2-15.6-5.5-22.3-10-5.6-3.8-13.9-11.8-17-16.4-3.8-5.6-8.2-15.3-10-22C.1 423 0 420.3 0 256.3 0 93.2 0 89.7 1.8 82.6 8.1 57.9 27.7 39 53 33.4c7.3-1.6 332.1-1.9 340-.3 21.2 4.3 37.9 17.1 47.6 36.4 7.7 15.3 7-1.5 7.3 180.6.2 115.8 0 164.5-.7 170.5zm-85.4-185.2c-1.1-5-4.2-9.6-7.7-11.5-1.1-.6-8-1.3-15.5-1.7-12.4-.6-13.8-.8-17.8-3.1-6.2-3.6-7.9-7.6-8-18.3 0-20.4-8.5-39.4-25.3-56.5-12-12.2-25.3-20.5-40.6-25.1-3.6-1.1-11.8-1.5-39.2-1.8-42.9-.5-52.5.4-67.1 6.2-27 10.7-46.3 33.4-53.4 62.4-1.3 5.4-1.6 14.2-1.9 64.3-.4 62.8 0 72.1 4 84.5 9.7 30.7 37.1 53.4 64.6 58.4 9.2 1.7 122.2 2.1 133.7.5 20.1-2.7 35.9-10.8 50.7-25.9 10.7-10.9 17.4-22.8 21.8-38.5 3.2-10.9 2.9-88.4 1.7-93.9z" fill="#FE6602"/></svg>
    

    Dan hasilnya:

    Tulisan ini mestinya vertically aligned, rata tengah logo.

Demikianlah sekilas ulasan cara melekatkan (embedding) gambar SVG ke dalam HTML berkas artikel blog atau template Blogger.
Ulasan lebih lengkap perihal melekatkan SVG di HTML bisa dibaca di https://developer.mozilla.org/en-US/docs/Web/SVG/Attribute.

Saran: Gunakan SVG minifier untuk membuat ukuran berkas atau string SVG menjadi lebih ringkas.
Saya tidak akan menyebut merek, jadi silakan mencari sendiri di internet, ada banyak kok layanan gratis untuk meringkas ukuran berkas SVG.

Demikian artikel kali ini. Permios...